Mobil dinas Pemkab Merangin bernomor polisi BH 66 FZ dihentikan dan ditilang polisi karena melaju melawan arus

Kabarjambi.net – Tingkat kepatuhan berlalu lintas di Kota Bangko terus bersoal. Hampir setiap hari, dengan mudah ditemukan pengendara melaju melawan arus pada jalan yang semestinya hanya boleh dilalui satu arah.

Seperti terjadi pada Rabu (23/8) sore. Satuan Lalu Lintas Polres Merangin menggelar razia di Jalan Lintas Sumatera. Tepatnya depan Puskesmas Pematang Kandis, atau seberang Pengadilan Negeri Bangko.

Razia terpantau dimulai sekira pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB. Lima anggota Satlantas Polres Merangin berhasil menjaring beberapa kendaraan. Bahkan salah satunya adalah kendaraan roda empat berpelat dinas.

Mobil minibus Daihatsu Terios bernomor polisi BH 66 FZ ditilang. Pasalnya, ia melaju melawan arah. Yakni dari arah Pematang Kandis menuju arah Pasar Bawah Bangko, dan langsung dihentikan oleh anggota Satlantas Polres Merangin.

Tidak hanya itu. Polisi juga menghentikan sebuah sepeda motor matic berwarna hitam. Sepeda motor ini dikendarai oleh dua orang perempuan muda berseragam Satpol PP Kabupaten Merangin.

Anggota Satlantas Polres Merangin menghentikan dua perempuan muda berseragam Satpol PP Kabupaten Merangin yang melaju melawan arah dan sepeda motornya tanpa kaca spion
Anggota Satlantas Polres Merangin menghentikan dua perempuan muda berseragam Satpol PP Kabupaten Merangin yang melaju melawan arah dan sepeda motornya tanpa kaca spion

Pantauan kabarjambi.net, anggota Satlantas Polres Merangin bertindak tegas. Dikarenakan melaju melawan arah dan tidak menggunakan kaca spion, sepeda motor ini juga ditilang di tempat.

“Nah pas nian ini kendaraan pelat merah dapat ini. Kita tilang karena melanggar, melaju melawan arus. Silakan kawan media liput, kita menegakkan aturan lalu lintas demi kebaikan kita bersama,” ujar Hendri, salah seorang anggota Satlantas Polres Merangin.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Merangin AKP Aulia Rahmad, membenarkan bahwa anggotanya menilang kendaran dinas berpelat merah. Ia mengatakan tidak pilih bulu dalam penegakan hukum lalu lintas.

“Benar, kita tilang. Apalagi yang berpelat merah ini. Mereka juga harus taat hukum,” ujar mantan Kasat Lantas Polres Sarolangun ini.(Rian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here