“Ada slogan mengatakan – Kalau ingin menguasai dunia maka kuasailah energi termasuk energi listrik. Karena hal ini sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok hajat hidup orang banyak”

Oleh karenanya  energi listrik mempunyai peranan vital dan strategis. Vital itu memenuhi hajat hidup semua orang dan Stategis itu menunjang pembangunan nasional. Maka listrik harus diwujudkan secara andal, aman, dan ramah lingkungan. Andal itu kontiunitasnya terjamin, aman itu bagi manusia bagi lingkungan dan bagi instalasi listrik itu sendiri.

 

Permasalahan yang listrik yang pelik juga terjadi di kabupaten TanJabbar. Pemadaman listrik bergilir setiap malam kerap terjadi selama beban puncak di Kuala Tungkal sehingga menganggu semua sendi kehidupan masyarakat. Roda ekonomi terganggu, pelayanan kesehatan tidak maksimal, proses pendidikan juga terkena imbas negatifnya. Hal ini terjadi salah satunya dikarenakan kurang adanya supply PLTG. Produksi listrik di PLTG jadi bermasalah karena pasokan gas PetroChina tidak mencukupi sesuai dengan kebutuhan PLTG.

Maka untuk mengatasi masalah defisit listrik di Tanjabbar agar tidak terjadi berkepanjangan telah diadakan pertemuan yang baru pertama kali dihadiri secara lengkap semua pihak yang memiliki kepentingan. Diantaranya Pj Bupati TanJabBar, DPRD tanjabbar, Petro China, PLN Sumbagsel,  PT. Tanjung Jabung Power dan SKK Migas.

Dalam pertemuan ini juga dipaparkan permasalahan-permasalahan mendasar kelistrikan di Tanjung Jabung Barat. Dan tentu saja beberapa solusi jangka pendek, menengah dan Jangka panjang telah disepakati dan akan diambil untuk mengatasi permasalahan yang menyangkut hajat hidup orang banyak ini.

Secara khusus Pj Bupati berkeinginan kuat agar masalah dapat diatasi secara tepat dan berkesinambungan sehingga hasilnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat TanJabBar

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY