Kabarjambi.net – Ekskavator yang terjungkal di Sekancing, Kecamatan Tiang Pumpung, menyisakan kasus lain. Yakni dua orang oknum yang anggota polisi mengawal alat berat ini.

Pasalnya, saat eskavator milik PT Wahyunata Arista itu terguling ke jurang, langsung jadi perhatian massa. Bahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dua oknum polisi itu ditahan oleh masyarakat.

Persoalan lain mencuat sehari paska terjungkalnya ekskavator ini. Di kalangam wartawan tersebar surat perintah pengawalan alat berat untuk tiga anggota polisi.

Surat perintah atau SK yang janggalDalam surat tersebut, tercantum tiga nama. Termasuk Bripka ITA dan Brigpol DW yang KTA keduanya ditahan oleh masyarakat Sekancing.

Namun Kasat Lantas AKP Aulia Rahman tak menjawab konfirmasi dari Kabarjambi.net. Ditanya mengenai surat perintah yang ia tanda tangani, Aulia hanya membaca pesan Whatsapp dari Kabarjambi dan tidak memberi jawaban.

Ketua PPMP Luhak 16, Alber Trisman, mengatakan surat perintah ini sangat mengundang curiga. Pasalnya tertanggal 20 April.

“Terlihat jelas indikasi lain yang mencurigakan. Kejadian kecelakaan lebih dulu. Ekskavatornya sudah masuk jurang. KTAnya juga sudah ditahan warga. Kok surat keterangannya baru keluar,” ujar Alber.(Marsis Irmon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here