KabarJambi.net – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menahan dua pejabat pemerintah provinsi(Pemprov) Jambi dari Pekerjaan Umum (PU) Pemprov Jambi serta dua rekanan kontraktor atas dugaan kasus proyek pengadaan pembangunan jalan didaerah Suak Kandis Desa Simpang dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2012 silam.

Kasi Penkum Kejati Jambi, Dedy Susanto ketika dikonfirmasi Kabarjambi.net melalui via ponselnya menyebutkan, dua pejabat Pemerintah Provinsi Jambi (Pemprov) yang ditangkap ialah Ir. Apit Aris MM yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan kerjasama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dan Widodo yang merupakan pejabat dinas PU Jambi.

Selain dua pejabat Pemprov, kata Dedy, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi  juga menahan dua rekanan lainnya yang terlibat dalam dugaan kasus proyek jalan tersebut yakni Ali Abie Direktur PT Kosambi Laksana Mandiri (KLM) dan Josua alias Bujang Direktur PT Kent Brother Mulia Sejahtera (KBMS).

” Ditahannya keempat tersangka itu, setelah dinyatakan P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), kemudian pada tanggal 15 November 2016 kemarin dilakukannya serah terima tersangka dan barang bukti,” ujar Dedy kepada Kabarjambi.net saat dihubungi melalui ponselnya, Kamis (17/11/2016)

Ia menyebutkan, sebelum dilakukan penahanan oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi berkas perkara sebelumnya dilimpahkan terlebih dahulu oleh penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi ke Pengadilan Jambi.

“Jadi saat ini pengadilan sedang melakukan pradakwaan, kemudian dalam waktu dua sampai tiga minggu kedepan, kasus tersangka akan disidangkan di pengadilan,” tukas dia.(fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY