KabarJambi.net – Dua pria ditemukan tewas di dua tempat berbeda pada hari yang sama di Depok. Polisi telah menangkap pembunuh dua pria itu yakni Anton (35) dan Riyadi (32).

Anton merupakan pimpinan Padepokan Satria Aji. Sedangkan kedua korban, yakni Ahmad Sanusi dan Shandy Eko Budianto adalah pengikut dari Anton.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho menyebutkan dua orang yang ditemukan tewas adalah korban penipuan praktik perdukunan dengan motif mendatangkan emas secara gaib.

Sementara itu, Kapolresta Depok Komisaris Besar Harry Kurniawan menyebutkan Shendy dan Ahmad Sanusi, tewas seketika setelah diberi kopi beracun oleh Anton di Kampung Sirap, Sukmajaya, Kota Depok.

Keduanya tewas akibat racun potasium sianida.

“Tersangka membunuh kedua korban dengan mencampurkan racun potasium sianida ke dalam kopi yang kemudian disuguhkan kepada kedua korban,” ujar  Harry Kurniawan, Selasa (4/10/2016).

Harry menjelaskan, pembunuhan itu terjadi pada Jumat (30/9) malam. Berawal ketika kedua korban mendatangi padepokan.

“Kemudian kedua korban disuguhi kopi. Tersangka menyajikan 3 gelas kopi, satu gelas buat dia dan dua gelas lainnya buat kedua korban,” jelasnya.

Tanpa merasa curiga, kedua korban langsung menenggak kopi tersebut. Belum habis kopi di gelas, keduanya langsung tumbang.

“Korban yang satu kejang-kejang dulu lalu meninggal dan korban yang satunya lagi sempat muntah-muntah, lalu meninggal,” ungkapnya.

Harry mengungkap, tersangka telah merencanakan pembunuhan itu. Hal ini dibuktikan dengan adanya racun potasium sianida yang telah dia persiapkan beberapa hari sebelum mengeksekusi korban.

“Tersangka mengaku membeli potasium sianida itu di Pacitan. Dia persiapkan sejak Rabu (28/9),” pungkasnya. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY