Kabarjambi.net – Persoalan senjata nuklir terus memanaskan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara. Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman kepada Korea Utara.

Ancaman itu dilontarkan Trump paska menerima laporan komunitas intelijen AS dengan kesimpulan Korea Utara sudah berhasil memproduksi hulu ledak nuklir. Trump pun merepons keras perkembangan terbaru rezim Kim Jong-Un tersebut.

Dilansir The Washington Post, Rabu (9/8), Trum menegaskan Korea Utara tidak membuat AS terancam. Bahkan ia mengatakan senjata nuklir Pyongyang akan direspon dengan “api dan amarah”.

“Mereka akan disambut dengan api dan amarah seperti yang belum pernah dilihat dunia,” ujar Trump kepada wartawan di Trump National Golf Club, Bedminster, New Jersey.

Komentar keras Trump berawal dari laporan rahasia Badan Intelijen Pertahanan (DIA) AS. Pada laporan tertanggal 28 Juli 2017 tersebut, berkesimpulan bahwa Korea Utara berhasil membuat miniatur hulu ledak nuklir yang dapat dipasang di rudal balistik antar benua atau ICBM.

Hanya saja, belum diketahui apakah miniatur tersebut sudah diuji coba atau belum. Walau sebelumnya Korea Utara pada tahun lalu sudah secara resmi mengklaim berhasil melakukan uji coba.

Informasi ini secara jelas menunjukkan jika Korut sudah melangkah lebih jauh dari perkiraan AS. Mereka memiliki rudal nuklir yang siap diluncurkan. Padahal para ahli memprediksi butuh waktu dua sampai tiga tahun bagi Korut mengembangkan ICBM berhulu ledak nuklir.

ICBM merupakan singkatan dari Intercontinental Ballistic Missile atau biasa disebut peluru kendali balistik antarbenua. Rudal jenis ini memiliki jangkauan 5.000 sampai 12.000 kilometer.

Dalam ujicoba sebelumnya, rudal Korut disebutkan bisa menghantam Alaska. Berkembang pesat pada ujicoba kedua. Dimana diperkirakan rudal Korut bisa menghantam langsung ke jantung AS, New York.(net/mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here