Syaikh DR.Yahya bin Abdurrazzaq al-Ghautsani bercerita :

“Kisah unik lain yang saya dengar juga adalah para tahanan di salah satu penjara tidak ada yang memiliki mushaf al-Quran. Oleh karena itu, masing masing dari mereka (para narapidana) mendiktekan hafalan al-Quran yang dia miliki kepada narapidana lain nya, sehingga semua narapidana dapat menghafal seluruh al-Quran (tanpa mushaf). Kecuali halaman terakhir dari surat Al-Anfaal. Sebab tidak ada seorang pun dari mereka yang menghafalnya. Hal ini sangat merisaukan mereka. Hingga akhirnya, ketika tiba giliran persidangan salah seorang dari mereka, dan ia keluar menuju lorong pengadilan untuk menunggu giliran, maka hal yang pertama yang ia (salah seorang narapidana) lakukan adalah mencari orang yang menghafal penghujung surat al-Anfaal.

Secara kebetulan ia mendapatkan nya diantara orang – orang yang hadir disitu. Lalu orang itupun mendiktekan hafalan nya kepada nya (yakni nara pidana tadi) dengan cara berbisik. Kemudian ia pun kembali kepada teman – teman nya dengan membawa hadiah yang paling berharga.

Sekembalinya ke penjara, mereka (nara pidana) lain nya langsung berkerumun disekelilingnya, lalu ia mendiktekan (halaman terakhir dari surat al-Anfaal) kepada yang lain nya. Ternyata mereka langsung dapat menghafalnya sejak pertama kali mendengarnya, seperti layaknya surat al-Fatihah.”

[Cara Mudah dan Cepat Menghafal al-Quran hal 202-203, DR.Yahya bin Abdurrazzaq al-Ghautsani. cet Pustaka Imam Syafi’i. judul asli nya Kaifa Tahfazhul Quran al-Karim]Subhanallah, begitu semangatnya para narapidana ini dalam menghafal al-Quran.
Bagaimana dengan kita?

Sumber: Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar-Roni al-Mirluny www.kisahislam.net

Artikel: http://ahmadfauziansori.com

Facebook Fans Page: Ppsdm Al-Qolam Jambi

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY