Korban Firdaus

KabarJambi.net – Keluarga dari almarhum Akbar Firdaus, yang meninggal dunia setelah dioperasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)  Raden Mattaher Provinsi Jambi pada tanggal 17 September 2016 lalu, mengaku dapat perlakukan kasar dari para perawat.

Disampaikan Jailah, keluarga Firdaus,  para perawat tampak sombong ketika melayani pasien yang tidak dikenal. “Perawatnyo sampai bentak- bentak keluarga pasien, kami dari pihak keluargo memang orang dak punyo, tapi bukan berarti kami dak ado hak untuk mendapat pelayanan kesehatan,” ungkapnya dengan logat Jambi.

Ia berharap Gubernur Jambi Zumi Zola bisa melihat kondisi pelayanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher.

“Tolong untuk memperhatikan pelayanan kesehatan Pak Gubernur, masyarakat Jambi membutuhkannya,” jelas Jailah.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY