KabarJambi.net- Oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi, yang dilaporkan ke aparat Kepolisian atas  dugaan menghalang-halangi kerja jurnalis, hingga melakukan penyanderaan, yakni  Alfian yang menjabat sebagai Kasi di BPN Kota Jambi dan Yasniati alias Een yang menjabat Kepala Bagian umum dan Kepegawaian BPN Kota Jambi, saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Subdit II Ditreskrimsus Polda Jambi.

Keduanya datang sebagai saksi, untuk dimintai keterangan terkait laporan wartawan Jambi Independent (JI) ke Polda Jambi.

Keduanya diperiksa sekitar 3 jam lebih di ruang penyidik subdit II Ditreskrimsus Polda Jambi. Ada sekitar 17 pertanyaan yang dikorek penyidik terhadap Alfian. Materinya, mengenai proses pidana menghalangi potografer Jambi Independent saat hendak menjalankan tugas peliputan. Kepada penyidik, Alfian mengaku ada tiga lagi teman sekantornya yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

Sedangkan Yasniati, juga diperiksa dan dimintai keterangan sekitar 20 pertanyaan. Dalam materi pokok pemeriksaan, Yasniati tak dapat mengelak dan mengakui terlibat kasus penghalangan kerja jurnalistik itu.

Terpisah, Dir Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Winarta, melalui Kasubdit II AKBP Agung, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan kepada dua oknum BPN Kota Jambi tersebut. “ Ia memang mereka kita lakukan pemanggilan sebagai saksi,” kata dia. Lanjutnya, pemeriksaan dilakukan masih dalam rangka pendalaman laporan.

Kedepan kata Agung, pihaknya juga masih akan meminta keterangan dari pihak BPN Kota Jambi, untuk mendalami kasus ini. Selain itu, penyidik kemarin juga meminta keterangan dari Pemred Jambi Independent Alpadli Monas, dan Koordinator Liputan Muawwin. Keduanya diperiksa seputar kasus penyanderaan dan penghalangan tugas jurnalistik oleh pihak BPN.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Jambi Alpadli Monas meminta agar pihak kepolisian bisa mengusut kasus ini hingga tuntas supaya jangan sampai kejadian seperti ini terulang terhadap wartawan lainnya.

“Saya yakin polisi akan bekerja profesional untuk menuntaskan kasus ini. Apalagi, selama ini polisi dan wartawan merupakan mitra kerja dilapangan. Kedua institusi ini saling support dan mendukung untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.(fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here