Kabarjambi.net – Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Inilah yang dialami 6 orang pelaku penipuan penerimaan CPNS di Provinsi Jambi.

Mereka menipu korbannya hingga miliaran rupiah dengan menjanjikan bisa masuk kerja menjadi PNS tanpa harus melewati tes.

Dari 6 orang ini, 3 diantaranya merupakan oknum PNS di kabupaten dan Provinsi Jambi yang berhasil dibekuk tim Subdit III Jatrantas Ditreskrimum Polda Jambi Minggu lalu di tempat berbeda.

Enam pelaku yakni, Usman bin Abdul Naim (PNS), Diah Permata MP (PNS), Khairul (PNS) serta Dian Aziani binti Zaini selanjutnya Edi Junaidi alias Rudiansyah, dan terakhir Avriani binti Azril Ramli yang rata-rata berusia diatas 40 tahun.

“Pelaku ini ditangkap berdasarkan adanya laporan-laporan oleh para korban, dari semua pelaku ada yang merupakan PNS di Pemprov Jambi dan Kabupaten,” ujar Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani, saat Ekspos di Mapolda Jambi, Selasa (26/10/2016)

Terbongkarnya kasus ini, setelah pihak Polda Jambi banyak menerima laporan penipuan CPNS sejak akhir tahun 2015 lalu.

“Modus dari pelaku-pelaku ini dengan cara meyakinkan para korban-korbannya bahwa mereka dapat mengurus menjadi pegawai negeri di berbagai instansi di pemerintahan Jambi,” ujar Kapolda lagi. “Syarat yang diberikan para pelaku kepada korbannya dengan meminta foto copy ijazah terakhir dan pas poto terakhir, dan dimintai sejumlah uang pengurusan CPNS sebesar Rp 60 hingga Rp 150 juta sebagai DP,” sambungnya.

Untuk mendapatkan sisa pembayaran pelunasan, korban ditipu lagi oleh pelaku dengan membuat surat petikan palsu dari Kep Menpan dan RB atas nama korban serta diberikan surat penetapan nomor identitas PNS dari BKN pusat.

Ironisnya, beberapa lama kemudian nama korban tidak kunjung dipanggil untuk diangkat menjadi PNS di kantor BKD tempat korban berdomisili.

“Dari aksinya hampir satu tahun di Kota Jambi, Kabupaten Sarolangun dan Merangin tersebut, pelaku mengaku sudah mendapatkan korban sebanyak 210 orang dengan total nilai uang pengurusan masuk CPNS sebesar Rp. 8,7 miliar,” ungkap Yazid.(fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY