Kabarjambi.net – Saat meliput kericuhan acara Musyawarah Anggota (Musra) Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Merangin (HMPM) di gedung panti sosial bina remaja Minggu sore (2/10/16), seorang wartawan Jek TV bernama Sobirin dikeroyok peserta Musra. Bahkan, kamera handycamnya diambil dan dibanting oleh mahasiswa.

“Sekitar 10 orang lah ngeroyok saya, habis itu handycam saya dibanting ke tanah,” ujarnya.

Lanjut, Sobirin selain handycam yang dirampas, dirinya juga mengalami tindak kekerasan fisik lain seperti tinjuan serta tendangan di seluruh badan. “Pas ngambil gambar itulah kurang lebih 10 orang langsung datangi saya. Ada yang mencekik saya sambil tinju dan nendang sampai nyeret saya 10 meter,” terangnya.

Selain dia, rekannya yang ikut mendampingi melakukan peliputan juga mengalami tindak kekerasan yang sama. “Kalau gak ada kawan itu bantu, mungkin saya masih jadi bulan-bulanan mereka. Berkat kawan saya itu juga saya lolos dari cekikan mereka dan bisa lari keluar serta meminta tolong,” ungkapnya.

Atas perbuatan tindak penganiayaan oleh oknum mahasiswa tersebut, sobirin mengalami luka memar di bagian wajah, tangan dan bekas cekikan di leher. Dirinya juga telah melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mataher guna melengkapi berkas saat melapor ke Polsek Kota Baru.(fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY