KabarJambi.net – Terhitung mulai 6 Januari 2016 nanti, kepolisian akan menerapkan tariff baru pengurusan surat-surat kendaraan bermotor. Tarif baru tersebut telah ditetapkan di Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). PP ini menggantikan aturan lama PP No 50 Tahun 2010.

“Berdasarkan PP 60/2016 tarif baru mulai berlaku 6 Januari mendatang,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto saat dikonfirmasi.

Tarif biaya pengurusan surat menyurat mendapai dua kali lipat. Untuk penerbitan STNK kendaraan roda dua maupun roda tiga, tarif lama dari Rp 50 ribu berubah menjadi Rp 100 ribu.

Biaya penerbitan kendaraan roda empat, naik dari Rp 75 ribu menjadi Rp 200 ribu.

Kenaikan cukup cukup tinggi terjadi pada penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) baru dan ganti kepemilikan (mutasi).

Untuk penerbitan BPKB kendaran roda dua dan tiga yang sebelumya dikenakan biaya Rp 80 ribu naik menjadi Rp 225.000. Sementara, untuk kendaraan roda empat yang sebelumnya Rp 100 ribu dikenakan biaya baru sebesar Rp 375 ribu. (mg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here