KabarJambi.net – Presiden Joko Widodo mengatakan safari kunjungan ke markas dan satuan-satuan prajurit TNI dan Polri dalam sepekan ini untuk memastikan loyalitas kepada negara.

“Dalam ketatanegaraan kita, saya ingin memastikan semuanya loyal pada negara, setia pada Pancasila, pada UUD, pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, pada kebhinekaan kita,” kata Presiden yang di kelilingi sekitar 3.000 prajurit Korps Marinir di Markas Komando Marinir Cilandak, Jakarta, Jumat (11/11/2016).

Presiden mengatakan, dengan pertemuan langsung tersebut, dirinya bisa merasakan kesiapan semua prajurit TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Kalau sudah bertemu dan dekat seperti ini, bisa kita rasakan prajurit kita siap,” kata Jokowi.

Presiden sejak Senin (7/11) mengunjungi Markas Besar Angkatan Darat di Jakarta Pusat, dilanjutkan pada Selasa (8/11) ke Markas Besar Kepolisian di Jakarta Selatan.

Sedangkan pada Kamis (10/11), Presiden mendatangi Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Angkatan Darat di Cijantung dan Jumat ini mengunjungi Markas Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dan Markas Komando Marinir Cilandak.

Presiden mengakui dalam safari kunjungannya tersebut karena sebagai panglima tertinggi TNI belum pernah mengunjungi para prajurit TNI-Polri.

Jokowi juga mengungkapkan kunjungannya ke Markas Komando Marinir ini sebagai kunjungannya yang keduanya.

“Sebetulnya yang kedua kali ke sini, yang pertama masih gubernur dan sebagai presiden baru pertama kali,” kata Presiden.

Presiden juga menyatakan kebanggaan terhadap prajurit Marinir yang jumlahnya mencapai 31 ribu prajurit ini yang merupakan kekuatan besar.

Jokowi mengatakan prajurit Marinir yang terdiri brigadir infantri, resimen arteleri, resimen kaveleri, resimen bantuan tempur dan Denjaka, selalu berpegang pada kebanggaan dan jati diri sebagai prajurit.

“Prajurit korps marinir selalu menjadi perekat kemajemukan, perekat kebhinekaan, dan pantang menyerah dalam menjaga keutuhan negara NKRI,” katanya.

Jokowi juga menginginkan keadaan yang tertib dengan diawali kelompok mayoritas yang melindungi yang minoritas dan yang minoritas menghormati yang mayoritas.

“Saling melindungi, saling menghargai, saling menghormati, itulah yang kita harapkan, sehingga kita dalam kebersamaan, kesejukan dalam pergaulan sehari-hari itu akan kita temukan di negara kita,” harap Presiden.

Dalam kunjungannya ke Markas Komando Marinir ini, Presiden didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan. (***)

Sumber : Antara

4 KOMENTAR

  1. Komentar:seorang anak bisa saja membantah orang tua kandungnya sekalipun…seandainya ia diseru untuk melakukan yang munkar

LEAVE A REPLY