KabarJambi.net – Beberapa hari terakhir berhembus kabar yang menyebutkan Presiden Jokowi bakal memecat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Dia bakal dipecat, demikian kabar yang beredar, karena tidak tegas menghadapi pendemo 4 November. Justru, Gatot Nurmantyo terkesan membela para pendemo.

Disebut-sebut bakal diberhentikan, Gatot Nurmantyo menyatakan tidak masalah. Ketika berbicara di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) yang disiarkan di TV One, Selasa (8/11/2016) malam, Gatot menyatakan rela dirinya dijadikan tumbal demi menjaga Indonesia yang bhineka tunggal ika.

Atas kabar tersebut, Jokowi keras membantahnya.

“Saya sampaikan dan tegaskan bahwa tidak ada yang namanya penggantian Panglima TNI,” ujar Jokowi di Istana Kepresidenan, Rabu (9/11/2016).

Menurut Jokowi, tidak ada alasan yang membuatnya perlu mengganti Gatot dengan orang lain. Menurut dia, hubungannya dengan Gatot selama ini baik dan Gatot pun bekerja dengan baik sebagai seorang panglima. “Beliau telah bekerja dengan baik dari siang hingga malam,” ujar Presiden Joko Widodo.

Saat ditanya apakah akan menelusuri penyebar isu penggantian Panglima TNI, Presiden Joko Widodo berkata akan memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. “Itu isu yang ingin memanaskan suasana,”  pungkasnya. (mg)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY