Kabarjambi.net – Puluhan ribu data warga Kota Jambi yang telah melakukan perekaman e-KTP terancam hilang. Pasalnya jaringan untuk pengiriman data e-KTP saat ini sedang bermasalah, akibatnya data perekaman e-KTP warga yang sudah direkam  tak dapat dikirim ke pusat.

“ Ya, dari 20 ribu yang merekam September lalu, belum sampai 5 persen yang datanya bisa terkirim, pada masih macet, bukan hanya di kota saja, semua daerah pun juga menjerit masalah ini,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Jambi, Mulyadi Yatub, saat dijumpai awak media usai upacara Sumpah Pemuda di halaman kantor Walikota Jambi, Jumat (28/10/2016)

Ia menyebutkan, akibat erornya jaringan untuk pengiriman data perekaman tersebut, tidak menutup kemungkinan semua data yang sudah direkam bisa hilang. “Kalau eror terus seperti itu, tidak menutup kemungkinan datanya bisa hilang. Makanya kita ada back up data,” sebutnya.

Hal ini kata Mulyadi, karena keterbatasan jaringan. “Pasalnya setiap daerah melakukan pengiriman data. Jadi jaringan susah ditembus. Tapi kita terus upayakan itu,” ujarnya.

Meski demikian, kata Mulyadi, Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan surat keterangan perekaman e-KTP, artinya bagi masyarakat yang sudah merekam akan diberi surat keterangan, dan surat keterangan tersebut bisa digunakan untuk mengurusi administrasi sebagai pengganti sementara e-KTP. “Itu Arahan dari Kementerian. Untuk urusan Imigrasi, Bank dan lainnya, surat keterangan tersebut berlaku,” terangnya.

“ Sesuai arahan bapak Walikota kita masih tetap terima warga yang akan melakukan perekaman data e-KTP, karena mereka semua adalah warga Kota Jambi,” tukas Mulyadi. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY