Sy Fasha saat mendaftar di Partai Hanura Kota Jambi

Kabarjambi.net – Syarif Fasha sudah mendaftar di dua partai. Gerindra dan Hanura. Hanya saja, hingga kini Fasha belum juga berkenan menyebut nama siapa yang akan menjadi calon pendampingnya di pilwako Jambi 2018 nanti.

Belakangan beberapa nama memang sudah bermunculan. Mulai dari dr Maulana, Effendi Hatta, M Nasir. Lalu muncul lagi mantan Wakil Walikota Jambi Muhammad Sum Indra dan politisi muda PAN, Zumi Laza Zulkifli.

Ditemui seusai mendaftar di DPC Hanura Kota Jambi, Fasha mengatakan belum memutuskan siapa yang akan dipilihnya menjadi pendamping. Namun, ia menyebutkan beberapa nama yang muncul di permukaan masuk dalam pertimbangan untuk menjadi calon wakilnya.

“Semua yang muncul masuk (dipertimbangkan). Kecuali yang memang maju sebagai calon Walikota” katanya, Senin (17/7).

Mengenai kriteria pendampingnya nanti, Fasha mengaku menginginkan pendamping yang bisa memberikan kenyamanan dalam mengurus pemerintahan. Sehingga bisa saling mengerti dengan posisi masing-masing.

“Yang penting bisa sama-sama nyaman. Jangan dua tahun berjalan sudah kasak kusuk mengatur strategi untuk menjadi nomor satu,” sebut Fasha, seolah menyindir Abdullah Sani yang belakangan semakin giat menunjukkan gerak politik sebacai calon kompetitornya di pilwako Jambi 27 Juni 2018 nanti.

Politisi partai Golkar ini menegaskan, seorang wakil walikota juga harus mengerti tentang Undang-undang. Terutama tentang jabatan yang diembannya serta bagaimana tugas pokok dan fungsinya.

“Bagi saya yang utama itu harus terjalin sinergisitas antara walikota dan wakilnya,” tegas Fasha lagi.

 Fasha juga mengatakan ini masih menunggu hasil survey. Saat ini memang ia sudah empat kali melakukan survey. Namun, untuk memutuskan wakil, ia mengatakan minimal harus dua kali lagi melakukan survey.(Syamsul)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY