Ilustrasi peti

Kabarjambi.net – Sebelas pekerja Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) Senin siang (25/10/2016) sekira pukul 13.30WIB tertimbun longsor, ketika sedang melakukan aktivitas penambangan dikawasan Desa Simpang Parit, Kecamatan Pembalap, Kabupaten Merangin.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Khuswahyudi Tresnandi ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, dan saat ini anggota Polres Merangin bersama pihak terkait masih dalam proses evakuasi.

” Iya, saat ini anggota bersama pihak terkait sedang melakukan evakuasi,” pungkasnya.

Berikut daftar nama-nama para korban yang tertimbun dan diduga dalam keadaan tewas.

Tami (45) warga Sungai Nilau Kecamatan Sei Manau, Kabupaten Merangin, kemudian Yung Tuk (30) warga Desa Sei Nilau, selanjutnya Siam (28) warga Sei Nilau, Hamza (55) warga Sei Nilau, Jurnal (21) warga Sei Nilau, Guntur (34) warga Sei Nilau, Sito (25) warga Desa Dusun Baru Perentak Kecamatan Pangkalan Jambu, Zulfikar (25) warga Dusun Baru Prentak, Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin, Arman (53) warga Dusun Baru Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, Erwin (44) warga Desa Dusun Baru Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, kemudian Guntur (35) warga Dusun Sungai Nilau, Kabupaten Merangin.(fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY