KabarJambi.net – Walikota Jambi, Sy Fasha mengatakan sebenarnya kodisi keamanan di Kota Jambi dalam situasi aman, kalaupun ada kasus seperti yang terjadi di Hotel Novita pada tanggal 23 Desember 2016 kemarin, yakni adanya lafaz Allah di miniatur Natal, dirinya menghimbau agar masyarakat jangan terpancing.

“Karena kita tidak tahu tujuannya apa, yang pasti ini ada oknum dan oknumnya saat ini melihat kita, ” kata Sy Fasha pada sejumlah Wartawan di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (24/12/2016).

Disampaikan Fasha, kalau kita masyarakat dan dari berbagai organisasi Islam sempat terpancing protes dan melakukan tindakan anarkis, maka oknum tersebut tertawa. “Kita harus sikapi ini dengan bijak dan dewasa,” terang Fasha.

Fasha mengatakan, secara pisikologis orang yang berupaya untuk mengadu dan memecah itu, kalau kita tanggapi dengan cuek maka yang mengadu itu sendiri yang pusing. “Berarti oknum nggak berhasil dong,” tambah Fasha.

Menurut Fasha, kalau saja kejadian kemarin di Novita tidak ditutup, mungkin saja terjadi hal hal yang tidak diinginkan. “Bisa jadi perusakan hotel, pembakaran hotel, dan itu mengakibatkan investasi akan terhalang masuk kejambi kekurangan kepercayaan dan kepastian hukum dari invesor itu,” jelas Fasha.

Dikatakan Fasha, pihaknya harus mengamankan itu dan menutup Hotel Novita agar sementara tidak melakukan aktifitas serta beroperasi.

“Sudah saya katakan tutup, apakah ini akan ditutup selamanya, tidak. Karena yang bekerja disana 146 orang, 96% orang muslim yang mengantungkan hidup bekerja di hotel tersebut, namun nanti kita proses,” pungkas Fasha.(Afm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here