Kabarjambi.net – Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Kota Jambi sejak tahun lalu hingga tahun ini hanya menerima relevansi upah oleh sebesar Rp150 ribu setiap bulan nya.

Uang tersebut dianggap bukan merupakan honor maupun upah terhadap para anggota Tagana, melainkan hanya sebagai rasa penghargaan pemerintah daerah terhadap para relawan Tagana.

Kepala Bidang Kesos, Iper Riansuni mengatakan, uang tersebut dibayar kepada para anggota Tagana setiap tiga bulan sekali.

Terangnya, pemberian uang tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah kepada anggota Tagana yang siap menjadi relawan saat terjadinya  bencana alam. Karena memang Tagana ini tidak setiap hari masuk layaknya pegawai ataupun honorer Pemkot.

” Pemberian itu hanya sebesar Rp 150 ribu setiap bulannya, dan itu dari tahun lalu hingga tahun ini, pemberian uang itu tidak berubah, tetap sama,” ujarnya kepada Kabarjambi.net saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/9/2016)

Namun ia juga menyebutkan, jika dalam pemberian uang tersebut memang sedikit berbeda dari pemerintah kabupaten, dimana pemberian uang terhadap anggota Tagana di kabupaten sebesar Rp 300 ribu  perbulannya.

” Ya memang berbeda, tetapi itu mungkin hanya masalah anggaran APBD saja kepada para anggota Tagana,
kita selalu memperjuangkan anggaran itu, namun belum sepenuhnya direalisasikan. Makanya kita juga tidak mau begitu mengganggu aktifitasnya mereka, kecuali dalam keadaan darurat,” pungkasnya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY