KabarJambi – Sejumlah mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Merangin melakukan aksi demonstrasi menuntut pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangko untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang mandeg.

Adapun kasus mandeg yang mereka pertanyakan adalah kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) SD 115. Pihak  Kejari sebelumnya sudah menetapkan tersangka dalam kasus tersebut, namun hingga kini tidak ada tindak lanjutnya. Selain itu ada juga kasus korupsi bantuan sosial Desa Rantau Jering dilakukan oleh oknum penyalur Bansos tahun 2011. “Biarlah Kejari terus berganti, kasus korupsi tak boleh berhenti,” ungkap salah satu mahasiswa dalam orasinya.

Sementara itu, Kepala Kejari Bangko Haryono menangapi, apa yang disampaikan pendemo akan ditindaklanjutinya. “Jika bukti cukup kita lanjutkan, jika nantinya tidak bukti maka saya hentikan (Sp3) kasusnya,” jelas Haryono.

Lanjutnya, Haryono juga meminta dukungan masyarakat dalam mengukapkan kasus tersebut. “Saya juga baru 5 bulan 3 hari menjadi Kajari Bangko, maka saya butuh dukungan LSM, mahasiwa dan wartawan,” pintanya. “Aspirasi rekan-rekan kita terima, produk saya ini harus maju kemuka, bukan mundur kebelakang, saya juga tidak ingin dicopot, karena karir saya masih panjang,” tutupnya. (Baz)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY