Kabarjambi.net – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) akan melaporkan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Mochamad Iriawan ke Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Markas Besar Polri.

Menurut Koordinator Kuasa Hukum PB HMI, Muhammad Syukur Mandar, Iriawan telah menyampaikan pernyataan yang provokatif dan tendensius saat Aksi Bela Islam II pada Jumat, 4 November 2016 lalu.

“Kami memandang ada unsur menghasut di dalam video itu dan ada unsur pencemaran nama baik di dalam pernyataan itu,” kata Muhammad Syukur Mandar di Markas Polda Metro Jaya, Kamis (10/11/2016).

Selain ke Bareskrim, kata Mandar, pihaknya juga akan melaporkan Iriawan ke Divisi Profesi dan Pengamanan Polri dan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri untuk melaporkannya secara etik.

Tidak hanya itu, Iriawan juga akan dilaporkan ke Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Rencananya, laporan ke kompolnas akan dilakukan Jumat (11/11/2016) besok.

Sebelumnya, beredar di jejaring sosial video yang menampilkan Kapolda Mochamad Iriawan tengah berdiskusi dengan sejumlah ulama yang dianggap sebagai pernyataan provokatif yang menyudutkan HMI.

“Tadi tuh nggak ada gini-ginian (rusuh HMI), kalian kejar HMI itu, kita dipukulin habis (aparat polisi), kalian pukulin dia, anak buah saya sudah korban banyak, saya nggak ada urusan sama kalian, saya M Iriawan, kalian pukulin HMI itu memang dia provokator,” kata Iriawan. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY