Suasana lokasi SD 131 kota Jambi saat sejumlah wartawan mendatangi lokasi

Kabarjambi.net- Pelaku penculikan anak sekolah beraksi di Kota Jambi, yakni di Sekolah Dasar (SD) 131 kawasan Telanaipura kota Jambi.

Seorang pria tidak dikenal sempat menarik paksa beberapa murid baik pria maupun wanita, dengan bermodalkan permen, Kamis (29/9/2016) kemarin.

Saat itu beberapa  siswa-siswi SD 131 Kota Jambi sedang melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler drumband di sekolahannya.

Tiba-tiba setelah kegiatan ekstrakurikuler itu selesai, seorang pria tidak dikenal langsung mendatangi beberapa murid dengan berbagai bujuk rayu memberikan sebuah permen.

Beberapa siswa/siswi lain yang mengetahui hal itupun langsung berteriak dan menarik beberapa temannya yang saat itu hampir menjadi korban.

” Awalnya pria itu kami lihat di luar halaman sekolah dengan berdiri melihat kami sedang latihan drumband, tiba-tiba setelah kami selesai latihan, pria itu datang hampir kami dengan membujuk rayu hingga memberikan sebuah permen untuk mau ikut dengan dia (tersangka pria tanpa diketahui identitasnya itu),” ujar salah satu siswi berinisial S yang hampir menjadi korban, saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan, Jumat (30/9/2016)

Bocah perempuan kelas 4 SD ini juga menyebutkan, dirinya dipaksa dan dibujuk rayu untuk mengikuti pria tak dikenal itu.  Beruntung temannya melihat aksi pemaksaan itu, dan sempat mencoba membantu menarik dirinya sambil menjerit.

” Kawan-kawan kami waktu itu lihat kami mau dibawak orang tu, langsung mencoba membatu kami agar jangan mengikuti orang itu, tetapi dia (pria tak dikenal) sempat maksa dan tarik kami, tapi kawan-kawan langsung teriak dan orang itu lari kabur,” jelas bocah kecil ini dengan sesekali sambil mempraktekan adegan penarikan tersebut kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, salah satu guru SD 131 bernama Rumada, ketika dimintai keterangan oleh wartawan mengatakan jika kejadian itu sudah diketahui oleh pihak sekolah.

” Kejadian seperti ini kita juga dengar sempat terjadi di sekolah SD lain mas, di kawasan Kota Jambi ini, modusnya juga hampir sama, memantau korbannya dulu, terus melihat kondisi dianggap sepi, lalu murid dibujuk rayunya, lalu diberikan permen juga. Dan kejadian seperti ini sudah mulai heboh di kalangan sekolah, hingga kita memberikan pantauan lebih kepada murid-murid kita agar tidak menjadi korbannya,” terang Rumada.

” Kita tidak tahu persis apakah pria itu akan menculik atau akan melakukan perbuatan lain kepada korbannya yaitu anak-anak SD, yang penting kita pihak sekolah hanya dapat berwaspada saja, dan berharap pria yang dianggap kini meresahkan itu dapat diketahui siapa, yang jelas ciri-ciri pria itu kisaran umur 50 tahun, berpakaian lusuh, rambut pendek, dan berkulit sawo matang,” pungkasnya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY