KabarJambi.net – Anak Kepala UPTD Jasa Kontruksi Dinas Pekerjaan Umum yang dikenal bernama Ir Martayadi yakni Reza Amarta Prayoga dilaporkan oleh tunangannya sendiri yakni Riri akibat kasus penipuan ke Markas Kepolisian Polda Jambi.

Awalnya Reza Amarta telah bertunangan dengan Riri yang merupakan kekasihnya. Kedua belah pihak sudah merencanakan menikah pada bulan Agustus, bahkan undangan telah dicetak. Namun pernikahan yang dijanjikan pada bulan Agustus malah ditunda akibat pihak keluarga Riri merasa dimanfatakan oleh pihak pihak keluarga Reza, yakni dengan  menyuruh pihak Riri menanggulangi dana pernikahan mereka dengan alasan akan diganti menunggu dana termin proyek yang lagi dikerjakan oleh ayah Reza, yaitu Martayadi cair.

Tetapi mendekati hari pernikahan, Reza tidak bisa dihubungi, sehingga membuat Riri menyusul Reza yang sedang menjalani Penataran Calon Pegawai Kementrian Pendidikan di Sentul Jawa Barat. Namun sesaat dirinya sampai malah mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

“Saya kesana karena udah mendekati hari H nya saya masih sempat nelpon dia (Reza) dan dia bilang ingat dan tetap akan nikahin saya, tetapi karena tidak ada kabar, saya kemudian susul dia ke Jawa Barat, namun saya malah mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Saya dituduh selingkuh, main sama om-om untuk menghindari pernikahan itu,” ujar Riri dengan kecewa, saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (14/11/2016)

Lebih lanjut, diungkapkan Riri kembali, dirinya masih melakukan upaya baik dengan cara mendatangi ayah Reza (Martayadi) di kantornya, namun Martayadi malah mengatakan Riri yang merupakan pelapor dalam kasus ini orang gila, padahal pada saat acara pertunangan kedua orang tua Reza datang.

Merasa ditipu dan diperlakukan tindak  menyenangkan, Riri melaporkan aksi itu ke Mapolda Jambi atas tuduhan penipuan dan pencemaran nama baik.

“Saya merasa ditipu saja, serta dituduh yang tidak-tidak. Maka dia (Reza) saya laporkan ke Mapolda Jambi, pada 2 November 2016 lalu,” kata dia. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY