Benediktus saat menjalani perawatan

KabarJambi.net- Benekditus Alias Aris (21) warga Rt 08, Desa Lubuk Raman, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, babak belur lantaran dianiaya paman sendiri, yakni Taisanturi.

Aris pun kini harus jalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi lantaran patah tulang.

“Permasalahannya karena saya sehari meninggalkan kebun, sampai saya digebuk gak terhitung berapa kali saya digebuk, sampai saya gak bisa apa-apa,” kata Benekditus pada sejumlah Wartawan usai melakukan Rongent, di IGD RSUD, Raden Mataher Jambi, Kamis (29/9/2016) pukul 23.00 WIB

Sebelumnya menurut Aris, ia sudah empat kali dianiaya, bahkan pernah diancam pakai senjata tajam.  “Sekarang saya sudah gak tahan lagi, dan sudah saya laporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.

Ia melaporkan pamannya ke Polsek Muaro Sebo dengan nomor laporan :LP/B-51/IX/2016/Polsek tanggal 29 September 2016.

Sementara itu, menurut rekan korban, yakni Andi, penganiayaan terjadi pada hari Kamis 29 September 2016 sekira pukul 11:30 WIB.

“Saat itu dia (Aris) sedang mengutip atau mengumpulkan jengkol yang telah saya panjat, penganiaya mengunakan sebatang kayu bulat dengan panjang lebih kurang 60 Cm dan mengakibatkan Aris mengalami luka lebam pada tangan kanan dan tangan kiri korban dan luka lebam pada betis kaki kiri korban,” jelas Andi.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY