KABARJAMBI.NET – Nama Halimah Jacob sebelumnya tak banyak dikenal di Indonesia. Padahal di negeri tetangga, Singapura, ia bukan perempuan sembarangan. Seorang Ketua DPR atau parlemen di negeri mini ini.

Namun dua hari terakhir ini namanya mendadak jadi pusat pembicaraan. Pasalnya, Halimah akan menjabat presiden kedelapan di Singapura. Ia juga akan tercatat sebagai perempuan pertama yang menjadi presiden di negeri Singa.

Catatan lainnya, sebelumnya semua Presiden Singapura adalah dari etnis China. Ia merupakan presiden pertama yang dari etnis Melayu. Perempuan 63 tahun ini dipastikan sebagai satu-satunya calon yang presiden yang dinyatakan berhak mengikuti pemilihan oleh Komite Pemilihan Presiden (PEC), Senin (11/9).

“Apakah ada pemilihan atau tidak, semangat dan komitmen saya untuk melayani rakyat Singapura tetap sama,” ujar Halimah seperti dikutip dari Strait Times, Selasa (12/9).

Sebelumnya, Komisi Konstitusi Singapura membuat perubahan besar. Yakni menjamin keterwakilan minoritas di lembaga tertinggi negara tersebut. Komisi Konstitusi juga memperketat criteria kelayakan seseorang menjadi presiden.

Halimah adalah seorang politisi senior. Sejak 2013 lalu ia sudah menjabat ketua parlemen Singapura. Halimah juga satu-satunya dari etnis Melayu yang otomatis memenuhi syarat mencalonkan diri.

Dua calon lainnya, yakni Farid Khan (61) dan Salleh Marican (67) tidak memenuhi syarat. Sesuai keputusan PEC, Halimah mendapatkan sertifikat kelayakan dari departemen pemilihan.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here