Sekolah yang menerapkan full day school

Kabarjambi.net – Menteri Pendidikan dan Kebudayan Muhadjir Effendi ngotot menerapkan Permendikbud nomor 23 tahun 2017. Dengan pemberlakuan ini, maka dalam full day school (FDS) praktis akan diterapkan.

Penolakan sejatinya sudah muncul sejak lama. Namun kengototan pemerintah memaksa ormas GP Ansor untuk bersuara lebih keras. Ormas yang merupakan badan otonom Nahdlatul Ulama ini menilai perberlakuan FDS akan mematikan ribuan madrasah di seluruh Indonesia.

“Menurut kami itu merupakan pembunuhan yang sistematis terhadap ribuan madrasah di seluruh Indonesia. Banyak sekali dampaknya. Apakah sekolah umum saja menjamin masa depan cerah dan moralitas yang baik. Kami rasa tidak,” ujar Ketua PC GP Ansor Merangin, Muchlisin, Kamis (10/8).

Ia mengatakan hal ini akan memastikan banyak sekali sekolah agama. Sehingga warga nahdliyin sangat yakin untuk menyuarakan penolakan ini. “Sejarah akan mencatat rezim ini membunuh ribuan sekolah agama jika FDS tetap diberlakukan,” ujarnya lagi.

Hal senada juga dikatakan Ketua PC GP Ansor Bungo, Asry Darqutni. Ia mengatakna FDS memang harus ditolak keras. “Alasan untuk mencukupi jam mengajar guru, itu tidak cukup masuk akal. Jangan korbankan murid dong. Kami mendesak Mendikbud harus membatalkan,” ujarnya.(Deby)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY