KabarJambi.net – Warga desa Air Batu Kecamatan Tabir Ilir mempertanyakan proyek pembangunan sumur bor di daerahnya yang dikerjakan asal jadi oleh rekanan. Sumur bor yang memakan anggaran Pemda hingga Rp 500 juta itu, kini tidak bisa digunakan lantaran tidak mengeluarkan air.

Hal itu dibenarkan Ketua KUD Desa Air Batu, Sri Yuno saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu. “Masak sumur bor dana sebesar Rp 500 juta tidak bisa mengeluarkan air,” katanya.

Padahal, kata Sri, dalam perencanaannya, kedalaman sumur bor itu pekerja 175 meter. Bahkan kata Sri, masyarakat telah melakukan percobaan pengujian sumur bor selama 24 jam lamanya. “Katanya air sumur bor ini akan keluar setelah hidup 24 jam, dan mengairi ke warga Desa Air Batu, nyatanya tidak ada sama sekali,” kesalnya.

Selain itu, tokoh masyarakat Tabir, Saipan, meminta kepada dinas terkait untuk mengecek pekerjaan sumur tersebut. “Kita minta kepada dinas terkait untuk mengecek pekerjaan sumur bor tidak keluar air ini,” ujarnya.

Lanjutnya, jika tidak diperbaiki kembali sumur bor tersebut, maka akan menjadi sia-sia dana yang telah dikeluarkan. “Harapan kita sebagai warga minta diperbaiki lah, jangan dibiarkan seperti ini, apakah sebatas ini saja sumur bor ini,”jelasnya.

Sementara kepada dinas Pekerjaan Umum merangin Arif saat dikonfirmasi, ponselnya bernada aktif namun tidak pernah diangkat.(Baz)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY