KABARJAMBI.NET – Perkelahian tragis terjadi di Tebo, Seni (11/9) kemarin. Sekira pukul 14.00 WIB, lima orang terlibat perkelahian. Mengakibatkan dua orang mengalami luka sangat serius.

Korban pertama bernama Marzuki alias Juki (45). Warga Desa Tuo Sumay Kecamatan Sumay, Tebo, mengalami luka pada bagian kepala atas. Selain itu ia juga menderita luka bacok di bahu kirinya.

Rekan Juki, yakni Joni (40), menderita luka yang lebih serius. Luka karena sabetan senjata tajam membentang di leher belakangnya. Ia juga mengalami luka tusuk pada punggungnya.

Keterangan Polres Tebo, ini berawal ketika kedua korban dan tiga terlapor berebut petani sawit binaan. Sebelumnya, para petani sawit yang diperebutkan itu merupakan binaan kedua korban.

Namun tiga terlapor, yakni Basri (36), Asriyanto (34), dan Tab (37), memasukkan nasabah sawit tersebut ke pabrik PT RAU. Para petani sawit dimasukkan ke PT RAU tanpa perundingan sehingga kedua korban tidak terima.

Senin siang, mereka mereka bertemu di kawasan pabrik PT RAU, Sumay. Cekcok berujung pengeroyokan oleh tiga perlapor. Parahnya, saat melakukan pengeroyokan, Basri cs menggunakan senjata tajam.

“Ada tiga orang terlapor dan sudah kita proses. Kasus Pasal 170 KUH Pidana, tindak pengeroyokan. Kedua korban juga langsung dilarikan ke rumah sakit tebo untuk dirawat. Mereka mengalami beberapa luka serius,” ujar Kapolres Tebo AKBP Budi Rachmat.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here