KabarJambi.net – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Tebo mengeksekusi 2 terpidana pembunuh gajah Sumatera bernama Dadang. Keduanya dieksekusi setelah menyatakan menerima putusan hakim dan tidak naik banding.

Kedua terpidana tersebut adalah Sukarno (78), warga Desa Semambu, Kecamatan Sumay, Tebo, dan Elpiyan, warga Desa Pulau Temiang, Kecamatan Tebo Ulu, Tebo.

gading2Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Muara Tebo menghukum Sukarno dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 75 juta, dan memvonis Elpiyan dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan denda Rp 65 juta.

Karena kedua terpidana dieksekusi, Kejari Muara Tebo menyerahkan barang bukti kepada Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jambi.

gadingMenurut Kepala BKSDA Jambi Syahimin, barang bukti yang diterima pihaknya adalah satu buah gading berukuran panjang sekitar 1 meter dan berat sekitar 9 kg, 1 buah gading berukuran 40 cm, dan tengkorak gajah yang dibunuh.

“Kami akan minta petunjuk kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pemafaatan gading dan tengkorak gajah ini. Kemungkinannya, pemanfaatan gading dan tengkorak gajah untuk kepentingan pendidikan dan penelitian,” jelas Syahimin, Jumat (16/9/2016).

Saat ini, gading dan tengkorak gajah disimpan dan kantor BKSDA Jambi. (mu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here