Kabarjambi.net – Ternak kerbau kembali mengundang maut. Fredy (25) tewas setelah sepeda motor yang ia kendarai menabrak kerbau di simpang Desa Seling, Tabir, Merangin.

Fredy sempat dibawa ke RSD Kolonel Abundjani, Bangko. Karena kondisinya parah, dirujuk ke RS M Jamil, Padang. Namun baru tiba di Kecamatan Margo Tabir nyawanya tak tertolong.

Paman korban, Razali Azhari, mengatakan kejadiannya pada Senin (8/5) malam sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu Fredy melaju dari Rantau Panjang, Tabir, menuju Bangko.

“Sebelum tanjakan simpang Seling ada sekelompok kerbau lewat di jalan. Lalu nabrak. Fredy pingsan dan sempat dirawat di Puskesmas Rantau Panjang,” ujar Razali, Selasa (9/5).

Kondisi Fredy di RSD Bangko terus melemah. Sekira pulul 24.00 WIB, dirujuk ke Padang. Namun baru tiba di simpang Dam Betuk kondisinya makin melemah. Lalu dibawa ke RS di simpang Jelita.

“Sampai di Jelita dak ado lagi. Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Kareno sekitar satu minggu lalu juga ada korban di tempat yang samo. Namonyo Ari, teman sepermainan Fredy. Jugo nabrak kerbau di sekitar lokasi yang samo,” ujar Razali lagi.

Ia mengatakan pemilik ternak harus diberinl tindakan. Karena semakin sering pengendara menjadi korban.

“Apa peran dinas yang ngurus peternakan. Apa harus lebih banyak lagi korban,” ujarnya lagi.(Marsis)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY