Fauzi Ansori (kiri)

KabarJambi.net – Ahmad Fauzi Ansori mengatakan ada isu disebarkan terkait dirinya. Ia dikabarkan batal maju pilbup Merangin 2018 nanti.

Ia mengatakan tak masalah dengan isu tersebut disebarkan. Menanggapi hal itu, ia mengatakan masyarakat tidak mudah dibohongi oleh isu murahan.

“Saya diisukan tak maju, dak masalah. Masyarakat kita cerdas kok. Seiring waktu isu-isu yang dikembangkan akan tersaring sendiri,” ujar Fauzi, Jumat (08/12/2016).

Mengenai siapa yang menyebarkan isu, ia mengatakan tak berminat mencari tahu. Namun menurutnya isu selalu disebarkan oleh pihak berkepentingan.

“Siapa yang nyebar isu? saya juga dak tau. Biar lah, tidak apa-apa. Tapi biasanya orang yang berkepentingan. Siapa orangnya saya juga dak tahu. Saya ikhlas saja,” ujarnya lagi.

Fauzi mendapat dukungan yang semakin massif untuk maju pada pemilukada Merangin 2018. Termasuk hari ini, Jumat (08/12), ketika memenuhi undangan dari para tokoh masyarakat Tabir.
Pantauan kabarjambi.net, Fauzi terlihat memenuhi undangan di Tabir. Dalam pertemuan sebelum salat Jumat, para tokoh meminta Fauzi agar terus turun ke tengah masyarakat.

“Intinya masyarakat ingin perubahan. Kita ingin gerak cepat membangun Merangin ini,” ujar Nurdin, tokoh masyarakat Dusun Baru Rantau Panjang.

Ia mengatakan delapan kecamatan di Tabir Raya juga butuh gebrakan. Karena banyak persoalan besar yang butuh cara penanganan yang sistematis.

“Saya minta adinda Fauzi lebih sering ke Tabir. Masyarakat Tabir Raya menyambut terbuka. Masyarakat sekarang sudah sangat cerdas. Tau pemimpin seperti apa yang mereka butuhkan,” ujarnya lagi.
Menyambut itu, Fauzi mengatakan berterima kasih. Ia mengatakan pemetaan persoalan di Merangin sudah sejak lama ia lakukan. Namun tetap saja butuh masukan dari masyarakat.

Diantaranya adalah persoalan banjir yang secara periodik menghantam puluhan desa di Tabir Raya. Hal itu ia katakan wajib ditemukan solusinya.

“Karena kalau sudah banjir dampaknya luar biasa. Kesehatan, pendidikan, ekonomi, semuanya terganggu,” ujar Fauzi.

Kepala Bappeda Provinsi Jambi juga mengatakan infrastruktur Tabir Raya masih butuh sentuhan ekstra. Salah satunya Tabir Barat, Tabir Ilir, Tabir Timur, hingga Tabir Selatan.

“Jangan lagi kedepan ada jalan putus karena hujan. Malu kita. Saya sudah temukan cara penanganannya. Intinya saya butuh dukungan masyarakat agar bisa berbuat lebih banyak untuk Merangin,” ujarnya lagi. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY