Kabatjambi.net – Empat orang komplotan perampokan spesialis kendaraan roda dua dan roda empat di kabupaten Sarolangun berhasil dibekuk, Selasa (21/2).

Kawanan rampok yang biasa meresahkan para penggendara yang melintas di Mandiangin ini, dibekuk oleh tim gabungan dari Polsek Mandiangin, Polda dan Koramil Pauh.

“Kami berhasil mengamankan empat perampok yang beroperasi di kawasan Polsek Mandiangin. Tiga diantaranya masih dibawah umur,” kata Kapolsek Mandiangin, AKP Iskandar didampingi Danramil Pauh Kapten Inf Sutego.

Ke empat perampok tersebut yakni Eko (16), Reza (14), Roy (14) dan Irawan (20), semuanya merupakan warga Mandiangin.

“Saat melakukan aksi, mereka menggunakan senjata tajam dan tidak segan-segan melukai korbannya jika tidak memberi dan melawan,” sebutnya.

Dijelaskannya, para berhasil ditangkap setelah pelaku Eko dipancing untuk datang ke Mapolsek Mandiangin. Di Mapolsek Eko diminta menyebutkan nama rekannya.

“Pengembangannya kita berhasil amankan Reza. Reza kita tangkap dirumahnya sekitar pukul 4.00 wib saat sedang tidur dalam keadaan mabuk. Dan kita kembangkan atas nama Roy yang ditangkap sekitar pukul 6.00 wib saat mau pergi ke sekolah,” jelasnya.

Sementara otak pelaku atas nama Irawan ditangkap dilokasi saat sedang beroperasi. Dimana polisi berpura-pura menjadi sopir mobil truk dan melintas lokasi yang sering dijadikan perampokan.

“Saat kita lakukan penangkapan, Irawan mencoba melawan. Namun, setelah kita beri tembakan peringatan, pelaku mencoba melarikan diri sehingga kita beri hadiah timah panas, dan saat ini pelaku Irwan kita bawa ke RSUD Jambi untuk mendapat perawatan intensif karena luka parah setelah mendapat hadiah panas,” terangnya.

Lanjutnya, dari pengakuan para pelaku baru dua kali melakukan aksinya. Yakni pada 17 Febuari lalu yakni mobil truk bermuatan karet dan travel gunung kerinci.

“Untuk ancaman kepada para pelaku, akan kita kenakan 7 tahun penjara dengan pasal 365 jo 368 dan perlindungan anak,” jelasnya.

Saat ditanya peruntukan hasil dari perampokan, AKP Iskandar menjelaskan, bahwa hasil perampokan digunakan para pelaku untuk berfoya- foya dan membeli narkoba jenis sabu-sabu.

“Untuk modus, pelaku mengejar kendaraan yang melintas atau dengan menghadang kendaraan dengan kayu dan batu dijalan,”vtambahnya.

Sementara untuk daerah yang dianggap rawan perampokan yakni berada di tiga titik yakni Desa Rengkiling, Kertapati dan Bukit Peranginan.

“Saya himbau agar masyarakat melaporkan kejadian ke Polsek Mandiangin jika memang ada tindak pidana di kawasan Polsek Mandiangin,” tandasnya.(harun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here