KabarJambi.net – Front Pembela Islam (FPI) dan Ahmad Dhani kini mesra. Ketika digelar aksi besar-besaran Bela Al Quran 4 November 2016 lalu, Ahmad Dhani ikut berdemo. Dalam kesempatan tersebut, Imam Besar FPI Habib Rizieq meminta Ahmad Dhani menyampaikan orasi.

Padahal, sebelumnya pentolan group music Dewa 19 ini pernah diadukan FPI ke Polda Metro Jaya, tepatnya pada 25 April 2015. Gara-garanya, Dewa menggunakan kaligrafi berbunyi Allah di sampul album Laskar Cinta.

Ketika itu, FPI menilai kaligrafi Allah tidak pantas dicantumkan di sampul album Dewa. Kemudian, Habib Rizieq dan puluhan anggota sejumlah ormas Islam melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya.

Saat itu, Ahmad Dhani melawan. Dia balik mengultimatum Habib Rizieq agar minta maaf selambat-lambatnya 3 x 24 jam. Jika tidak juga minta maaf, maka Dhani bakal melakukan langkah hukum.

Namun, akhirnya kedua belah pihak menyudahi perseteruan dan berdamai.Dewa merevisi logo kontroversial Laskar Cinta itu dan mencetak ulang sampul albumnya.

Atas kasus itu, Ahmad Dhani mengaku mengambil hikmah. “Justru dengan pengalaman saya mengalami pemanggilan polisi atas penistaan agama, justru dari situ saya mengetahui banget kasus hukum penistaan agama,” kata Dhani di rumahnya, Senin (7/11/2016). (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY