KabarJambi.net – Dua warga Pekanbaru Riau tewas tertimbun Longsor di RT 13, Dusun Mahau, Desa Panoban,Kecamatan Batang Asam,Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi.

Informasi yang berhasil dihimpun, Jasad kedua korban yang tewas baru diketahui warga setempat pada Senin (14/11/16), sedangkan peristiwa longsor sendiri terjadi pada Sabtu malam Minggu (12/11) lalu.

“Kejadiannya malam minggu lalu. Cuma baru ketahuan siang ini (Senin 14 November 2016). Ada dua orang, satu udah ditemukan dan dibawa pulang keluarganya dan satunya lagi belum. Korban bukan warga kita Jambi, korban orang Riau. Lokasi longsor dekat dengan perbatasan Jambi -Riau,” ujar Rici, Satgas Satpol-PP Kecamatan Batang Asam, Senin (14/11/16) sore.

Dia mengatakan, dua korban meninggal tersebut adalah Kacung (28) dan Lamban (70), masing masing merupakan warga Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indra Giri Ilir Provinsi Riau.

“Untuk pencarian sudah kita lakukan. Baru satu yang ketemu yakni bernama Kacung, sementara untuk satu korban lagi yang belum ketemu, pencarian dilakukan secara manual,” katanya.

Kepala Badan Penangulangan Bencana dan Kebakaran BPBK Tanjab Barat, Saefuddin mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih mencari satu korban yang tertimpa tanah longsor itu, akibat sulitnya medan dan jauhnya lokasi, yakni hingga dua kilometer dari jalan raya, membuat satu korban yang masih tertimbun longsor belum berhasil ditemukan.

“Kita sudah meluncur kelokasi dari jam 4 sore tadi, kami juga sudah melaporkan ke tim SAR Jambi. Alat berat sekarang malah belum bisa masuk ke lokasi, termasuk mobil, hanya motor yang bisa masuk, lokasinya jauh masuk kedalam hutan,” kata  Saefuddin saat dikonfirmasi oleh Kabarjambi.net melalui ponselnya, Senin (14/11/2016).

Sementara itu, Kasdim Kodim 0419/Tanjung Jabung Barat, Mayor Infantri Firdaus menjelaskan, kedua korban yang tewas tertimbun tanah longsor ini berprofesi sebagai penebang kayu.

Saat kejadian, kedua korban sedang beristirahat di pondok miliknya yang berada di dekat tebing di dalam hutan. Sekitar pukul 22.00WIB terjadi hujan deras yang mengakibatkan terjadinya tanah longsor yang menimbun pondok yang ditempati korban.

“Sampai saat ini Babinsa bersama Babinkamtibmas, Kades Desa Sei Panoban dibantu keluarga korban dan warga sekitar sedang mencari korban atas nama saudara Lamban, karena baru satu korban yang ditemukan,” terang dia. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY