Kabarjambi.net – Satu unit alat berat jenis ekskavator merk Komatsu 02 terguling di Desa Sekancing, Kecamatan Tiang Pumpung, Rabu (19/4) malam. Gajah besi itu terguling masuk jurang sekitar pukul 19.00 WIB.

Diduga akan dipakai untuk PETI, kejadian ini jadi sangat menarik perhatian warga. Terutama karena ada dua anggota polisi yang mengawal alat ini.

“Ado dua anggota polisi yang ngawalnyo. Begitu alat terbalik duo polisi yang ngawal langsung mau kabur. Kami tahan KTA (Kartu Tanda Anggota)nyo,” ujar sumber Kabarjambi.net.

Pemuda Luhak 16 yang mengawasi alat berat yang terbalikKetua Persatuan Pemuda Mahasiswa dan Pelajar (PPMP) Luhak 16, Alber Trisman mengatakan berbagai pihak langsung sigap menyikapi kejadian ini. Karena dikhawatirkan bisa menimbulkan amarah warga yang tak mau PETI makin menjadi di kawasan Luhak 16.

Kesepakatan yang dicapai diantaranya adalah alat ini diamankan di Desa Sekancing. Termasuk dua KTA milik anggota polisi yang tertulis sebagai anggota Satlantas Polres Merangin.

“Juga akan dikenakan hukum adat. Karena meresahkan bagi warga Desa Sekancing,” ujar Alber.

Ia juga mempertanyakan dua oknum anggota Polres Merangin yang mengawal alat berat itu. Ia mendesak proses yang jujur dan terbuka terhadap dua oknum kepolisian tersebut.

“Kami PPMP Luhak 16 sangat kaget dengan dua oknum anggota polisi ngawal alat ini. Bagaimana masyarakat mau percaya dengan aparat kalau begini. Kami minta proses sesuai ketentuan hal ini,” ujar Alber lagi.(Marsis Imron)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY