KabarJambi.net – Peringati Hari Tuna Rungu Internasional (International Week Og the Deaf-IWD) Dewan Pengurus Daerah (DPD)  Gerakaan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (GERKATIN) Provinsi Jambi menggelar kegiatan sosialisasi dan mengumpulkan tandatangan dukungan kesetaraan penderita tuna rungu dengan masyarakat biasa.

Dalam kegiatan yang bertema “Dengan bahasa Isyarat Aku Setara” mereka juga menyebarkan brosur di Lapangan Gubernur Jambi, Minggu (2/10/2016).

Dikatakan, Ketua Pengurus DPD Gerkatin, Provinsi Jambi, Angga Nikola Fortuna, tujuan memperingatan hari tuna rungu internasional ini untuk mensosialisasikan bahasa isyarat kepada masyarakat umum, bahwa kami bisa dan setara.

“Mengacu pada prinsip dasar hak asasi manusia, kami ingin anak-anak tuna rungu mampu berkomunikasi secara maksimal dengan orang-orang normal, sehingga kemampuan kongnitif dan keterampilan sosial meningkat,” kata Angga saat dikonfirmasi Kabarjambi.net saat mengelar sosialisasi di lapangan Gubernur Jambi, Minggu (2/10/2016)

Angga mengatakan, bahwa orang tuna rungu membutuhkan akses atas informasi dan pelayanan publik melalui bahasa isyarat, teks bahasa, atau close-captioning. Menurut Angga, faktor yang paling penting terhadap aksesibilitas untuk pelayanan publik, seperti layanan kesehatan, pekerjaan, kesejahteraan sosial atau layanan pemerintah lainnya.

“Kesempatan kerja yang setara, menandakan orang tuli bisa melakukan berbagai pekerjaan, tapi hambatan untuk mempekerjakan orang tuli adalah lingkungan kerja yang tidak aksesibel,” tutur Angga.

Lebih lanjut, Angga berharap agar pemerintah daerah dan masyarakat Provinsi Jambi tahu apa yang mereka butuhkan untuk kemajuan dan kesejahteraan demi masa depan. “Yang penting kami bisa maju dan sukses kayak masyarakat lain dan seperti pemerintah daerah, tolong bangun komunikasi dengan Bisindo,pendidikan kami harua difasilitasi dan didukung sesuai dengan kemampuan,” pinta Angga.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY