KabarJambi.net – Dilaporkan oleh warganya melakukan Pungutan Liar (Pungli) dalam pengurusan sertifikat prona, M.Yani, Lurah Lubuk Kambing, Kecamatan Renah Menaluh, kabupaten Tanjab Barat terancam dipidana. Pasalnya, selain diperiksa oleh pihak Inspektorat, kasus ini juga masuk dalam ranah kepolisian.

Kepala Inspektorat Tanjab Barat, Johanes Chaniago saat dikonfirmasi secara tegas menyatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan di lapangan. “Kita telah mendapat pengaduan dan segera akan turun ke lokasi. Ini sudah menjadi perintah pak Bupati juga untuk menindaklanjutinya,” kata Johanes Chaniago kepada Kabarjambi.net saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2016).

Ia mengatakan, saat ini Bupati Tanjab Barat Safrial telah menerima laporan terhadap adanya dugaan pungli yang dilakukan Lurah Lubuk Kambing tersebut. Dalam kasus ini pihaknya akan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. “Kita terjunkan dua orang dari Inspektorat. Kalau benar benar salah, ya kita lihat tingkat kesalahannya. Kalau hukum beratnya bisa bisa lepas Jabatan. Kita juga menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian (Polres Tanjab Barat),” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat, AKP Gokma Uliate saat dikonformasi membenarkan adanya laporan kasus dugaan pungli yang menjerat Lurah Lubuk Kambing Kabupaten Tanjab barat itu.

“Sekarang sedang di tangani oleh penyidik Tipikor kita,” singkatnya kepada Kabarjambi.net.(fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY