Ilustrasi

KabarJambi.net – Sebanyak, 40 rumah warga di kawasan Desa Kunangan, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo terendam banjir. Air menggenangi rumah penduduk setinggi 1 hingga 2 meter akibat meluapnya air sungai Batanghari dua pekan terakhir.

Akibat banjir tersebut, masyarakat di Desa Kunangan Kabupaten Tebo, terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi ke Kelurahan Sungai Bengkal untuk mengantisipasi banjir besar.

Kepala BPBD Provinsi Jambi, Arif Munandar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya banjir yang melanda di Desa tersebut. Menurutnya, banjir itu merupakan kiriman dari Provinsi tetangga Sumatera Barat.

” Saat ini, dari rilis yang kita punya, ada sebanyak 350 Desa di 11 Kabupaten Kota di Provinsi Jambi akan berdampak banjir, maka dari itu, saya menghimbau masyarakat harus segera berhati-hati dan tetap selalu waspada, apalagi baru-baru ini, di daerah Kabupaten Tanjabbar, Kecamatan Merlung, juga mengalami banjir yang menyebabkan 77 rumah warga terendam dan 2 Km jalan lintas macet total,” kata Arif kepada Kabarjambi.net.

Ia juga menyebutkan, setelah dikeluarkan data dari BMKG mengenai akan terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi di Provinsi Jambi selama bulan November hingga Desember kedepan Jambi dalam status Waspada akan terjadi dampak bencana banjir.

“Maka dari itu, banjir ini bakal terjadi, bisa itu merupakan banjir kiriman ataupun banjir akibat daerah yang memiliki dataran rendah, bisa saja, daerah yang kini bukan jadi langganan banjir dapat terkena dampak banjir ini, akibat hujan yang selalu mengguyur Provinsi Jambi saat ini,” terang Arif yang juga merupakan Pj. Bupati Sarolangun tersebut.

“Sekarang, saat ini kita dari BPBD sedang mendata lagi kawasan mana saja yang terjadi banjir, untuk dapat kita bangun posko – posko untuk menangani masalah banjir ini,” tukas dia. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY