KabarJambi.net – Partai Demokrat mengakui anggota DPRD Padang Pariaman, Sumatera Barat yang ada di dalam video tentang anggota dewan menggunakan sabu-sabu yang beredar di media sosial merupakan kadernya.

“Dia adalah Januar Bakri anggota DPRD Padang Pariaman yang teah dua kali periode menjadi anggota dewan, tadi sekitar pukul 11.00 WIB Kita telah panggil dia,” kata anggota tim Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Eka Putra di Padang, Minggu (9/10/2016).

Ia mengatakan Januar ketika dimintai keterangan menyebutkan bahwa dia merupakan orang yang ada dalam video terebut dan menghisap barang itu. Namun ia mengatakan baru pertama kali melakukan hal tersebut.

“Menurut di kejadian itu terjadi pada Bulan Oktober 2015 sewaktu anggota dewan melakukan kegiatan Bimtek (bimbingan teknis) di Kota Batam,” kata dia.

Ia mengatakan setelah melakukan pemanggilan terhadap Januar Bakri, dirinya bersama DPD Partai Demokrat akan meminta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai melakukan tes urine dan rambut terhadap Januardi.

“Rencananya besok akan kita lakukan tidak hanya kepada Januar akan tetapi kepada semua anggota Fraksi Demokrat di DPRD Padang Pariaman,” kata dia.

Hasil dari tes tersebut yang akan menjadi penentu karir politik Januar Bakri sebagai anggota dewan maupun kader Partai Demokrat. Apabila terbukti positif menggunakan narkoba maka dia akan dipecat dari partai dan diberhentikan sebagai anggota dewan. .

“Hal ini juga berlaku kepada kader kita yang dilakukan tes narkoba bersama BNN (Badan Narkotika Nasional) besok, kalau tidak lolos akan diperlakukan sama, karena sesuai dengan pakta integritas kita, apabila kader terlibat narkoba akan diberhentikan,”sebut dia.

Dia juga mengatakan apabila Januardi besok lolos tes narkoba tersebut, pihaknya dari DPP akan memberikan sanksi tegas kepada dirinya karena video tersebut.

“Laporan ini akan dibahas di DPP untuk mengeluarkan sanksi apa yang akan diberikan kepada Januar nantinya,”jelas dia.

Sementara, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Nurnas menyebutkan langkah partai jelas dengan memanggil kader yang terlibat kasus video tersebut dan dilakukan klarifikasi terhadap pelaku.

“Kita tidak ingin terjebak dalam hal ini, ketika dia terbukti dengan sah menggunakan narkoba akan langsung diberhentikan dari partai tidak ada nilai tawar,” jelas dia Ia meyakini dengan adanya persoalan ini tidak akan berpengaruh pada dua pilkada yang saat ini tengah diikuti oleh Partai Demokrat. Yaitu Pilkada Kota Payakumbuh dan Kepulauan Mentawai.

“Kami yakin ini tidak akan menurunkan citra partai karena kita langsung melakukan tindakan khusus terhadap persoalan ini,” jelas dia.

Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat Padang Pariaman Wirya Fansuri mengatakan Januar mengaku dijebak dalam kasus ini, dia diajak oleh anggota DPRD Padang Pariaman dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Ketika ditanya barang tersebut darimana, Januardi menjawab dapat dari temannya,” sebut dia.

Saat ini, dia meminta Januar untuk fokus terhadap polemik yang sedang dihadapinya. Karena persoalan ini juga membawa nama baik partai dan harus dipertanggungjawabkan.

“Yang jelas partai tentu akan menentukan sikap dan menindak tegas bentuk pelanyalahgunaan narkoba sesuai dengan pakta integritas yang telah ditandatangani oleh kader Partai Demokrat,” ujarnya. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY