Kabarjambi.net- Ratusan mahasiswa Jambi yang tergabung dalam pergerakan Manifesto mahasiswa Indonesia, HMI, PMII, PMKRI, GMKI, KAMMI, IMM, HIKMAHBUDHI, KMHDI dan PII-HIMMAH serta LMND melakukan aksi unjuk rasa dikawasan Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Telanaipura Kota Jambi.

Unjuk rasa yang digelar pada Kamis sore (20/10/2016) sekitar pukul 16.00WIB berjalan tertin dan tanpa anarkis. Tidak ada bakar ban, tidak ada dorong-dorongan dengan aparat, dan berjalan “adem ayem” saja.

Adapun tuntutan yang diinginkan mahasiswa pasca dua tahun masa jabatan Jokowi-JK sebagai berikut :

1. Mendorong pembangunan nasional yang merata dengan memperhatikan daerah terpencil dan terdepan serta mengutamakan pendayagunaan sumber daya dalam negeri.

2. Mendesak pengembangan industri pangan strategis demi terwujudnya kedaulatan  pangan di Indonesia. Mendorong penguatan industri dalam negeri yang berorientasi nilai tambah di segala sektor. Reformasi BUMN agar menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi nasional.

3. Wujudkan kemandirian energi, kembangkan energi terbarukan, dan hentikan eksport bahan material mentah dari bumi Indonesia. Hentikan proyek reklamasi yang mengganggu keseimbangan ekologi dan sosial.

4. Perkuat industri pertahanan dalam negeri, mendorong konsep pertahanan dan keamanan berbasis human security, menolak wacana kembalinya dwi fungsi TNI, ciptakan aparat keamanan yang professional.

5. Menciptakan Pendidikan berkualitas dan aplikatif yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa, dan mencetak sumber daya manusia indonesia yang berkarakter, dan  berdaya saing global

6. Membangun solidaritas nasional guna menghadapi ancaman budaya yang merusak nilai nilai pancasila

7. Mendorong kebijakan pemerintah yang pro poor untuk menekan kesenjangan ekonomi agar tercipta keadilan sosial dan stabilitas di masyarakat.

8. Menolak praktik penegakan hukum yang tebang pilih dan penggunaan hukum sebagai alat kekuasaan, serta menuntut segera diselesaikannya kasus-kasus besar yang jalan ditempat.

9. Pengelolaan pemerintahan berbasis good governance dan clean government. Menolak segala bentuk intervensi asing terhadap kedaulatan politik Indonesia.(afm/fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY