Kabarjambi.net – Masih stabilnya harga sejumlah kebutuhan pokok, dimanfaatkan sejumlah warga di Kabupaten Sarolangun. Warga mulai berbelanja kebutuhan pokok dalam jumlah lebih banyak dari biasanya.

“Untuk jenis kebutuhan tertentu memang saya beli lebih banyak untuk stok selama Ramadan,” kata Delvi, Jumat (19/5).

Dia mengaku, sengaja membeli beberapa kebutuhan pokok, seperti beras, gula dan bawang merah dengan jumlah banyak. Yakni sebagai persediaan selama bulan suci Ramadan yang tinggal sepekan lagi.

Ini juga dilakukan, mengantisipasi fenomena kenaikan harga kebutuhan pokok. Dimana biasanya hampir selalu terjadi menjelang dan selama bulan Ramadan.

“Biasanya pasti naik jelang ramandan. Makanya saya beli lebih banyak. Selain mengantisipasi naiknya harga, ini juga agar saya tidak capek lagi berbelanja saat bulan puasa. Tapi kalau ayam kan tidak bisa distok,” cetusnya.

Pantauan Kabarjambi.net, H-6 sebelum ramadhan  di pasar tradisional Sarolangun, harga sejumlah bahan bokok relatif stabil.

Bawang merah dijual dengan harga Rp 24 ribu per kilogram, cabai Rp 20-24 ribu per kilogram. Sementara tomat dijual dengan harga Rp 5000 per kilogram.

“Belum ada kenaikan harga yang terjadi,” ujar pedagang yang berjualan di pasar tradisional Sarolangun.(Harun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here