KabarJambi.net – Meski saat ini defisit anggaran, Gubernur Jambi Zumi Zola tampaknya akan tetap mempertahankan honorer yang dialihkan dari kabupaten/kota ke Pemprov Jambi, walau jumlahnya mencapai ribuan orang.

Pasalnya, tidak ada keterangan tegas dari Zola akan mengevaluasinya. Bahkan, Honorer yang ada saat ini pun, yakni yang ada di SKPD-SKPD juga masih dipertahankan dan tidak ada kebijakan merasionalisasinya. Padahal, jumlahnya jaga mencapai ribuan, dan gajinya mencapai miliaran rupiah per bulan.

Kebijakan rasionalisasi anggaran tampaknya hanya dilakukan terhadap program-program kerja dan proyek.

Saat dikonfirmasi Wartawan usai penandatanganan berita acara serah terima personil, sarana dan prasarana dan dokumen (P2D) di Ruang pola Kantor Gubernur Jambi, Jum’at (30/9/2016), Zola mengatakan yang perlu diantisipasi adalah keseimbangan keuangan Pemerintah Provinsi dan solusi terhadap tenaga non PNS.

Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jambi akan meminta arahan dari Pemerintah Pusat.

“Tak hanya kita menyeimbangkan keuangan daerah, kemarin ibu Menteri Keuangan mengatakan saat ini Pemerintah Pusat juga sedang menyeimbangan keuangan, karena banyak faktor-faktor secara internasional misalkan harga minyak dunia,” terang Zola.

Malah Zola lebih menekankan pada masalah aset.

“Karena peralihan ini pada umumnya terganjal di masalah aset, data-data dari Pemkab/Pemkot mohon dibantu lokasi kondisi faktual dari setiap aset ini,” pungkas Zola. (Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY