KabarJambi.net – Meski Pemprov Jambi defisit APBD hingga Rp 130 Miliar, namun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi tetap membangun eskalator yang nilainya mencapai Rp 3 M.

Eskalator itu akan dipasang di tangga depan. Anggaran pembangunan tertuang dalam APBD Provinsi Jambi 2016. Pembangunan baru saja dimulai beberapa hari ini.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Zoerman Manap mengaku terkejut karena jika dilihat dari sisa waktu anggaran 2016 hanya dua setengah bulan lagi, pembangunannya diprediksi tidak akan selesai tahun ini.

“Saya terkejut juga mengapa eskalator itu baru dibangun di akhir tahun,” ujar Zoerman pada sejumlah wartawan, Kamis (6/10/2016)

Eskalator itu harus selesai 22 Desember 2016. Jika tidak, maka, akan dikenakan denda dan uang akan dikembalikan. “Mungkin dak lama bangunnya,” kata Zoerman.

Zoerman mengaku tidak mengetahui seperti apa desainnya dan siapa pihak ketiga yang mengerjakan eskalator itu. Rencana awal, kata Zorman, eskalator akan dibangun di tangga depan dan juga bangun lift di tangga belakang.

“Desainnya aku dak tahu. Nampaknya hanya depan saja,” ungkap Zoerman.

Dirinya mengungkapkan, eskalator bukanlah barang mewah lagi. Karena menurutnya saat memang sudah kebutuhan. Apalagi ketika ada acara di DPRD Provinsi Jambi. Banyak orang-orang yang sudah berumur tak kuat jika naik tangga.

“Seperti ulang tahun Provinsi Jambi, banyak pejuang-pejuang yang hadir dalam paripurna. Kalau ada eskalator mereka tidak susah lagi. Dulu pernah ada yang jatuh,” terang Zoerman.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY