Polisi dan wartawan mendatangi lokasi penampungan barang rongsokan di Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan

Kabarjambi.net – Fd, pemilik dan penampung barang rongsokan di Bangko, sudah ditetapkan tersangka. Ia menjadi tersangka kasus penyerangan terhadap Riko Saputra, wartawan Jek Tv, Jumat (10/02) sore.

Kasubbag Humas Polres Merangin, AKP Rizal Gumai, membenarkan penetapan tersangka terhadap Fd. Ia mengatakan penetapan status tersangka setelah sekira empat jam polisi melakukan penyelidikan.

“Satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku dengan inisial Fd. Guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku masih kita amankan,” ujarnya, Sabtu (11/02).

Rizal katakan, Fd dikenai sangkaan pelanggaran Pasal 18 ayat (1) UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Dimana ancaman hukuman maksimal dua tahun penjara.

Tindak kekerasan dialami Riko saat meliput di gudang rongsokan bilangan Desa Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan. Riko mengambil gambar menggunakan kamera handycam.

Pengambilan gambar terkait ditemukannya ribuan skripsi alumni STKIP YPM Bangko di gudang ini. Banyak alumni STKIP YPM Bangko dan pihak terkait lainnya mempersoalkan skripsi yang dijual kiloan ke penampung barang bekas.

Saat mengambil gambar itu lah Riko diserang. Ia mengatakan sekitar delapan orang pria mendekatinya. Kamera dan tas Riko dirampas. Riko juga mengatakan lehernya dicekik.

Riko lalu menyelamatkan diri dan melapor ke Polres Merangin. Sementara saat itu kamera dan tas miliknya tertinggal di tangan pelaku penyerangan.(Joni S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here