Bunuh Pensiunan TNI AL, Baju Supriyanto Berlumur Darah

PERIKSA TKP - Polisi dengan menggunakan anjing pelacak memeriksa tempat kejadian perkara terbunuhnya Hunaedi (83), pensiunan TNI AL di Jakarta.

KABARJAMBI.NET, Jakarta – Baju yang dikenakan Supriyanto (20) berlumuran darah. Ia meminta pacarnya untuk mencuci baju tersebut. Karena ia dan pacarnya memang tinggal serumah.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, Kamis (12/4), mengungkap hasil penyidikan kepada wartawan. Darah yang melumuri baju Supriyanto adalah darah pensiunan TNI AL yang ia bunuh, Hunaedi (83), Kamis (5/4) pekan lalu.

“Ada kaus dalam diduga ada bercak darah dan pacarnya sempat mencuci bajunya karena bajunya sempat berlumuran darah,” ujar Kombes Indra Jafar seperti ditulis kompas.com.

Tidak hanya meminta pacarnya mencuci baju berlumur darah korban. Supriyanto juga mengakui kepada pacarnya bahwa dia telah menusuk seseorang. Hunaedi ia tusuk dengan menggunakan pisau miliknya sendirinya.

Hunaedi ditusuk karena menghalangi Supriyanto yang akan hendak mencuri uang Rp 200 ribu di meja rumah pensiunan ini. Hunaedi ditusuk tiga kali. Yakni di tangan, dada, dan tulang rusuknya.

Setelah menusuk korban, Supriyanto melarikan diri lewat pintu belakang. Ia lalu berjalan menyusuri kompleks perumahan TNI AL Pondok Labu dimana korban tinggal. Saat melarikan diri itulah Supriyanto terekam kamera CCTV di salah satu rumah warga.

Berbekal rekaman itu, polisi bekerja cukup cepat membekuk Supriyanto. Ia ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran Pasal 338 KUHP juncto Pasal 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(kompas/mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here