Kabarjambi.net- Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Tertentu (BPMPPT) Kota Jambi mengumumkan 20 nama pengusaha yang tidak jujur dalam melaporkan izin prinsip usahanya.

Kepala Dinas BPMPPT Muhtar ketika ditemui di ruanganya mengatakan, salah satunya PT Ceria Karya Utama yang bergerak dibidang transportasi, yakni usaha Taxi Ceria. Pada tahun 2014 mereka melaporkan investasi Rp 1,89 Miliar. Mereka memiliki kios dan ruko, namun mereka melaporkan usahanya hanya mendapat keuntungan Rp 10 juta pertahun. “Secara logika tidak masuk akal, banyak dari mereka tidak jujur dalam melaporkan izin prinsip usahanya,” ujar Muhtar, Senin (17/10/2016).

Dikatakannya pula, dari tahun 2014 hingga 2016 ini tercatat sebanyak 20 perusahaan telah melakukan izin prinsip. Dengan total pemasukan mencapai Rp 1.787.142.101.000. Dari 20 perusahaan tersebut, masih terdapat satu perusahaan lagi yang belum direkap hasil laporan izin prinsip, yaitu perusahan Tropi Mart.

Disampaikannya pula, peluang usaha di Kota Jambi sendiri sangat menjanjikan. “Sangat bagus, melihat Kota Jambi merupakan kota berkembang dan memiliki daya beli masyarakat yang sangat tinggi. Selain itu dari segi keamanan, bisa dibilang Jambi menjadi kota teraman dan terbaik di Indonesia, ini menurut data kepolisian,” terangnya.

Keadaan tersebut juga dibuktikan dengan meningkatnya data para investor yang menanamkan sahamnya di Kota Jambi. “Setiap tahunnya terus mengalami peningkatan,” sampainya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY