Situasi rusuh di Tamiai, Kerinci (Foto: FB Kompol Asep Sujarwadi)

Kabarjambi.net – Bentrokan antar warga terjadi Kerinci, Senin (20/3) siang. Tepatnya di depan kantor Camat Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Informasi yang terhimpun, warga Desa Tamiai bentrok dengan pendatang asal dari Kecamatan Semurup. Warga Desa Air Hangat, Semurup, berkebun di sekitar Tamiai.

Komandan Batalyon Brimob Pamenang, Kompol Asep Sujarwadi, mengatakan bentrok berawal ketika pekebun asal Semurup datang ke kantor Camat Batang Merangin. Mereka menanyakan status lahan yang mereka garap.

Namun camat tak berada di tempat dan massa pendatang merusak fasilitas kantor. Hal ini memancing amarah warga Tamiai sehingga terjadi bentrok.

“Lalu terjadi bentrok antata pendatang yang berkebun dengan warga Tamiai. Ada sekitar 65 sepeda motor dibakar,” ujar Kompol Asep.

Juga ada korban terluka diduga karena sabetan atau tusukan senjata tajam. Korban dilarikan ke RSUD Kolonel Abundjani, Bangko.

Brimob sendiri mengirim cukup banyak pasukan ke lokasi bentrok. Pasukam brimob meluncur dari Bangko ke Tamiai pada Senin siang.

“Jalan masih belum lancar. Kayu, bambu, batu, dan banyak benda ditaruh oleh warga di jalan,” ujar Erwan, sumber Kabarjambi.net yang dari Kerinci menuju Bangko.(Joni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here