KabarJambi.net – Sebuah truk yang mengangkut muatan 1,1 ton ikan lele segar terguling di jalan raya Trenggalek-Ponorogo, Ponorogo, Jawa Timur, Rabu, sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas setempat.

“Truk terguling sendiri setelah ban belakang sebelah kiri meletus,” kata Erik Setiawan, saksi mata di lokasi kejadian di jalan raya Trenggalek-Ponorogo, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Rabu.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tersebut, namun pengemudi dan tiga pengendara motor dilaporkan luka-luka cukup serius.

LeleSelain memacetkan arus lalu lintas selama beberapa jam, tumpahnya puluhan ribu ekor ikan lele yang total beratnya mencapai sekitar 1,1 ton tersebut memicu aksi penjarahan oleh warga.

Sementara petugas melakukan pertolongan terhadap korban, puluhan warga dan pengendara yang kebetulan melintas justru berebut mengumpulkan ikan-ikan lele yang tumpah-ruah di jalan raya.

“Lumayan (diambil) dari pada mati membusuk di jalan,” kata Widi, pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas.

Petugas lalu lintas yang datang ke lokasi kejadian tidak berusaha melakukan pencegahan aksi penjarahan warga tersebut.

Polisi fokus mengarahkan arus lalu lintas sehingga lalu-lalang kendaraan di jalan raya menuju Kota Ponorogo-Pacitan dari arah Kabupaten Trenggalek itu kembali normal dan tidak memicu kemacetan lebih parah.

“Arus lalu lintas normal setelah truk yang melintang jalan di pinggirkan dan warga dihalau agar tidak memperburuk kemacetan,” kata salah seorang petugas lalu lintas yang bertugas.

Informasi warga dan petugas, laka lantas terjadi saat truk nopol AG 8260 GF dari arah Trenggalek menuju Ponorogo tepatnya di Dukuh Nglumpang, Desa Pangkal tiba-tiba ban belakang truck sebelah kiri meletus dan terguling.

Di saat bersamaan, dari arah berlawanan (Ponorogo) menuju Trenggalek melaju dua kendaraan roda dua, yaitu Honda Vario 150 nopol AG-5813-ZV dan Honda Vario 125 nopol AG-6461-YAD dengan kecepatan tinggi.

Karena jarak yang terlalu dekat akhirnya dua motor tersebut menabrak truk yang terguling sehingga dua pengendara dan satu pembonceng masing-masing atas nama Anggi Nikhmatul Y (23), Reni Edvin Darsih (23), dan Ike Wulandari (22), ketiganya warga Trenggalek, luka patah dan retak tangan kanan serta gegar otak ringan yang ditandai pendarahan di bagian telinga.

“Untuk proses selanjutnya, perkara dalam penanganan,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Imam Mustolih. (***)

Sumber : Antara

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY