KabarJambi.net – Setelah dibandingkan dengan video aslinya, video yang beredar di media sosial terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mengutip Surat Al-Maidah ayat 51, ternyata tidak diedit. Hal ini diungkapkan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Agus Andrianto.

“Hanya dipotong dari video panjang jadi pendek, tidak ada pengurangan atau penambahan,” kata Agus di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (25/10).

Dia menjelaskan, saat menghadap penyelidik, Ahok telah melihat hasil penelitaan Pusat Laboratorium Forensik Polri pada video tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Ahok membenarkan bahwa pernyataannya dalam video yang beredar di media sosial tidak dikurangi atau ditambahkan.

Namun, ia menambahkan, Ahok menyatakan bahwa pernyataan itu bukan bertujuan untuk menghina agama tertentu.

“Kemarin dia katakan, alangkah bodohnya dia yang minoritas menghina umat Islam yang memang mayoritas warga Jakarta umat Muslim, saat pilkada,” kata Agus.

Menurut Agus, dalam klarifikasinya kepada penyelidik, Ahok mengatakan bahwa ucapannya itu sebagai penegasan kepada warga Pulau Seribu bahwa ia tidak memaksa untuk dipilih. (mg)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY