Kabarjambi.net – Pelarian Tarmizi (33) berakhir di Tanjab Timur, Selasa (31/1) lalu. Ia tak melakukan perlawanan ketika polisi datang untuk menangkapnya.

Penangkapan ini berawal dari kejadian 24 Desember 2016 lalu. Sekira pukul 10.30 WIB, Tarmizi datang ke warung pecel lele Mulyono di Desa Bukit Subur, Kecamatan Tabir Timur.

Tak lama kemudian datang Nasril, warga Desa Rantau Limau Manis Kecamatan Tabir Ilir. Diduga ada perseteruan sebelumnya, hingga cekcok terjadi di warung pecel lele tersebut.

Tarmizi mengayunkan parang panjang ke arah Nasril. Kibasan parang itu mendarat di kepala kiri Nasril. Luka robek menganga di kepala dan juga tiga luka serius lainnya di lengan kiri dekat siku.

Oleh warga sekitar, korban dibawa ke Puskesmas Sungai Bulian. Tarmizi pun langsung jadi terlapor di kantor Polsek Tabir Timur.

“Setelah kejadian pelaku langsung kabur. Terakhir kita dapat informasi bahwa pelaku Tarmizi berada Tanjung Jabung Timur. Kami kordinasi dengan Sat Reskrim Polres Tabjabtim untuk kejar pelaku,” ujar Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melalui Paur Humas Ipda Sitorus, Sabtu (4/2).

Selasa lalu, sekira pukul 15.00 WIB, pelaku dapat dikejar di Kelurahan Kampung Laut Parit 8 Kecamatan Kuala Jambi. Lalu dibawa kembali ke Merangin untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(Joni Sastra)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY